Ciri Mobil yang Sudah Harus Ganti Oli

Ciri Mobil yang Sudah Harus Ganti Oli

Oli memiliki fungsi yang cukup vital, terutama berkaitan dengan kinerja dari komponen mobil. Beragam komponen mobil akan cenderung lebih licin dan bisa bekerja dengan optimal jika oli mobil dalam keadaan baik. Oleh karenanya, perkara ganti oli mobil juga menjadi hal penting untuk menjaga performa mobil secara keseluruhan karena oli juga memiliki masa berlaku.

Perlu diketahui bahwa sebenarnya masa berlaku oli cukup berbeda-beda. Hal ini dikarenakan penggantian oli juga bisa didasarkan pada pemakaian mobil. Tentu, mobil yang sangat sering dipakai, terutama untuk perjalanan jarak jauh pasti akan memerlukan penggantian yang cenderung lebih cepat.

Hanya saja, penggantian oli jangan sampai terlambat dilakukan. Ya, jika Anda telat mengganti oli mobil, beberapa masalah akan muncul, termasuk kerusakan pada mesin mobil.

Efek Buruk Jika Terlambat Mengganti Oli

Ada beberapa efek buruk yang terjadi jika Anda terlambat mengganti oli mobil. Beberapa diantaranya adalah sebagai berikut:

  • Mesin mobil akan cenderung lebih cepat aus karena oli yang sudah semakin encer. Selain itu, daya lumas oli pun akan semakin menurun sehingga mesin akan cepat panas dan bisa berefek pada kerusakan
  • Muncul suara kasar dari mesin karena oli yang sudah tidak bisa melumasi dengan maksimal. Oli sebenarnya memiliki daya redam untuk membuat suara mesin cenderung lebih halus
  • Tersumbatnya oli feed dikarenakan oli yang sudah lama digunakan bercampur dengan kotoran serta kerak sisa dari pembakaran. Jika kondisi ini terus terjadi, maka kerusakan mesin akan semakin parah

Tentu, kerusakan di atas akan terjadi dengan lebih cepat jika tidak segera ditanggulangi. Oleh karenanya, ketahui ciri bagaimana mobil harus segera ganti oli.

Beberapa Ciri Mobil Harus Segera Ganti Oli

Sebenarnya, ada beberapa ciri mobil yang harus segera mendapatkan penggantian oli mesin. Tentu saja, hal ini bisa menjadi patokan kapan Anda harus melakukan penggantian. Nah, beberapa ciri yang dimaksud diantaranya adalah sebagai berikut:

  • Lampu indikator oli menyala

Pada bagian dashboard mobil sebenarnya ada lampu indikasi oli mesin mobil. Nah, ketika kunci kontak berada pada posisi ON, maka beberapa lampu indikator akan menyala, dan salah satunya adalah lampu indikator oli tersebut.

Jika tiba-tiba lampu indikator oli ini menyala, maka artinya ada masalah yang terjadi pada bagian oli mesin. Beberapa masalah yang mungkin terjadi diantaranya tekanan oli yang turun, oli yang habis atau Anda melewatkan jatah penggantian oli.

  • Suara kasar muncul saat start

Hal lain yang menjadi ciri dari oli mobil yang harus segera diganti adalah adanya suara kasar saat Anda menghidupkan mobil. Perlu diketahui bahwa oli terbuat dari bahan sintesis di mana sebenarnya bisa melapisi dua komponen mesin mobil yang bergesekan saat mobil dihidupkan.

Nah, suara kasar yang muncul tersebut adalah tanda bahwa oli sudah mulai encer dan tidak bisa bekerja dengan optimal. Jika suara tersebut muncul, maka Anda harus segera mengganti oli atau mesin mobil Anda terancam rusak.

  • Asap mobil yang lebih berwarna

Jika kondisi mobil dalam keadaan baik, maka asap mobil akan cenderung tidak berwarna atau transparan. Nah, jika Anda melihat asap mobil cenderung berwarna dan pekat, maka ada tanda ketidakberesan yang terjadi pada mobil Anda. Umumnya, yang terjadi adalah oli mesin yang sudah mulai aus dan terlalu lama.

Oli yang buruk akan mengendap pada PCV sistem dan akan mengakibatkan asap mobil menjadi lebih pekat. Jika Anda menemukan kondisi tersebut, maka penggantian oli sebaiknya segera dilakukan.

  • Penurunan akselerasi

Ciri lain dari mobil yang harus segera mendapatkan penggantian oli adalah akselerasi mobil yang sangat menurun. Perlu diketahui bahwa akselerasi pada mobil sedikit banyak akan dipengaruhi oleh kondisi oli mobil. Tentu, akselerasi akan baik jika oli mesin pun dalam keadaan yang baik.

Dalam hal ini, jika Anda merasa akselerasi mobil mulai turun bahkan sangat terasa, maka Anda harus mengecek kondisi oli. Lakukan penggantian dengan segera sebelum performa mobil semakin menurun.

Beberapa hal di atas adalah tanda jika Anda harus segera mengganti oli mesin mobil Anda. Nah, untuk Anda yang ingin kemudahan saat ganti oli mobil, Anda bisa klik website https://montir.id dan mendapatkan pelayanan yang maksimal.

Sebelum Beli, Pastikan Kualitas Alat Makan Bayi Lewat 7 Komponen Ini

Sebelum Beli, Pastikan Kualitas Alat Makan Bayi Lewat 7 Komponen Ini

Apakah Anda sedang memerlukan alat makan bayi? Dalam proses pembelian, pertimbangkanlah beberapa komponen di bawah ini demi memperoleh alat makan bayi terbaik. Memang, banyak direkomendasikan merek andalan salah satunya adalah Tupperware. Meskipun harganya lebih mahal, produk ternama tersebut bisa menjadi solusi karena memenuhi 7 komponen ini.

  1. Logo Food Grade

Salah satu indikator utama yang wajib diperhatikan dalam memilih alat makan adalah logo Food Grade. Logo berupa gelas dan garpu di produk plastik ini harus diperhatikan. Pastikan terdapat logo ini pada produk berbahan plastik untuk menjamin bahwa produk tersebut aman digunakan untuk menyimpan makanan secara berulang. Tupperware sudah terjamin karena ada logo ini.

  1. Simbol Plastik pada Produk

Memilih alat makan untuk bayi memang harus lebih selektif karena daya tahan tubuhnya yang masih rentan dan masih dalam masa tumbuh kembang. Untuk itu, pemakaian alat makan dan minum dari plastik harus terjamin keamanannya. Perhatikanlah simbol plastik pada produk. tempat makan dan minum yang dianjurkan adalah menggunakan LDPE dan PP.

Low Density Polyethylene (LDPE) merupakan bahan yang aman digunakan karena tidak bereaksi terhadap makanan. Polypropylene (PP) adalah bahan berkualitas dan aman untuk menyimpan makanan dan minuman. Untuk Tupperware, terdapat keterangan PP dalam setiap produknya.

  1. Standardisasi

Standardisasi atas suatu produk sangat penting untuk dipastikan. Produk berbahan plastik sebagai alat makan bayi ini tergolong aman apabila sudah teruji dan mendapatkan ijin dari lembaga resmi, seperti FDA (Food and Drugs Administration), JFSC (Japan Food Safety Commission), EFSA (European Food Safety Authority), dan lain sebagainya.

  1. Simbol Merek Dagang yang Paten

Selain standardisasi yang menjadikan produk tersebut layak edar, Anda perlu memastikan bahwa terdapat simbol merek dagang yang sudah dipatenkan untuk produk tersebut. Hal ini harus dipastikan demi mengetahui siapa yang membuat produk alat makan bayi.

Pastikan memilih produk dengan merek yang jelas dan terdapat logo M (trade mark) atau R (registered) yang menandakan merek tersebut sudah resmi terdaftar. Jika sudah resmi terdaftar dan paten seperti ini, alat makan bayi bisa dipastikan aman.

  1. Kelayakan Produk

Produk alat makan bayi juga harus dipastikan aman dengan kondisi yang masih layak pakai. Lihatlah keseluruhan bagian produk agar Anda mengetahui kondisinya secara menyeluruh. Pilihlah produk yang masih utuh dan tidak terdapat goresan atau kerusakan lainnya. Meskipun produknya bermerek, Anda wajib memastikan kelayakan produknya.

  1. Kemudahan Perawatan

Alat makan bayi yang berkualitas sudah tentu mudah dalam perawatannya. Anda harus memastikan alat makan yang dibeli mempunyai kualitas baik yaitu tahan lama dan mudah dibersihkan.

  1. Garansi Produk

Garansi produk ini penting sebagai perlindungan konsumen. Produsen yang memberikan fasilitas ini bersedia menanggung pengembalian produknya yang rusak akibat pemakaian normal. Tupperware adalah salah satu produk alat makan yang mempunyai garansi seumur hidup.

Semua komponen tersebut bisa dijadikan panduan dalam memilih alat makan bayi yang berkualitas dan aman. Pastikan setiap perlengkapan dan alat makan dibeli dari toko perlengkapan bayi yang terpercaya dan lengkap agar benar-benar mendapatkan produk terbaik yang sesuai kebutuhan.

5 Cara Membuat Menu Sarapan Pagi Anak yang Sehat

5 Cara Membuat Menu Sarapan Pagi Anak yang Sehat

Anak-anak cenderung memiliki daya tahan tubuh yang mudah melemah. Oleh karena itu, Anda sebagai orangtuanya harus bisa menjaga kesehatan anak dengan cara memilihkan asupan gizi setiap hari. Terutama sebelum beraktivitas di pagi hari. Berikut ini ada beberapa informasi mengenai pilihan menu sarapan pagi anak yang bisa menjaga kesehatannya setiap hari.

1. Sandwich Telur

Bahan-Bahan:

  • 1 buah telur
  • 1 sendok teh garam
  • 1 sendok teh gula
  • 1 sendok teh bubuk merica
  • Parutan keju secukupnya
  • Mentega secukupnya
  • 2 lembar roti
  • Mayones secukupnya
  • 1 buah tomat
  • Selada secukupnya
  • Saus sambal sesuai selera

Cara Membuat:

  • Masukkan telur, garam, gula dan bubuk merica pada suatu wadah. Kocok hingga semua bahan ini tercampur dengan rata.
  • Campurkan parutan keju kemudian aduk lagi hingga rata.
  • Panaskan wajan penggorengan yang sudah diolesi dengan mentega menggunakan api sedang. Jika sudah panas, masukkan adonan telur dan dadar sampai matang.
  • Apabila sudah terlihat cokelat keemasan, segera angkat dan sisihkan di wadah lain.
  • Sementara itu, siapkan roti yang sudah dibentuk segitiga dan olesi bagian dalam dengan mayones secukupnya.
  • Iris tomat dan selada.
  • Tambahkan saus sambal sesuai selera pada roti, masukkan irisan tomat dan selada.
  • Letakkan telur dadar tadi kemudian tangkupkan roti dan sajikan.

2. Oatmeal Buah

Bahan-Bahan:

  • Oatmeal
  • Air panas
  • Susu
  • Potongan buah pilihan

Cara Membuat:

  • Siapkan oatmeal pada wajan dan masukkan air panas lalu masak hingga mendidih.
  • Segera angkat dan masukkan dalam mangkok.
  • Aduk oatmeal untuk menghilangkan suhu panasnya.
  • Jika sudah sedikit dingin, maka masukkan susu full cream atau susu low fat sesuai selera.
  • Masukkan potongan buah pilihan yang anak suka.
  • Sajikan selagi hangat.

3. Smoothie Mix

Bahan-Bahan:

  • Susu rendah lemak
  • Yoghurt
  • Madu
  • Buah-buah pilihan sesuai selera
  • Sayuran pilihan sesuai selera

Cara Membuat:

  • Potong dan masukkan semua buah dan sayuran pilihan ke dalam blender.
  • Campur dengan madu, yoghurt dan susu rendah lemak ke dalam blender.
  • Blender semua bahan hingga benar-benar menjadi halus.
  • Tuang dalam gelas tanpa harus disaring.
  • Sajikan selagi segar.

4. Roti Panggang

Bahan-Bahan:

  • 2 lembar roti tawar
  • Madu secukupnya
  • Mentega secukupnya

Cara Membuat:

  • Oleskan mentega secukupnya pada roti
  • Panggang roti tawar hingga terlihat cokelat keemasan.
  • Potong roti berbentuk segitiga.
  • Oleskan madu pada roti dan sajikan.

5. Salad Kentang

Bahan-Bahan:

  • 2 buah kentang ukuran sedang
  • Mayones secukupnya
  • 1 sendok teh gula dan garam
  • ½ sendok teh bubuk lada untuk penyedap

Cara Membuat:

  • Cuci kentang dengan sampai bersih lalu rebus hingga terasa sedikit lunak
  • Iris sesuai selera dan masukkan ke dalam mangkok
  • Masukkan gula, garam dan lada campur hingga menyatu
  • Masukkan mayones dan aduk hingga rata
  • Masukkan kentang dalam adonan mayones dan sajikan

Itulah beberapa pilihan menu sarapan pagi anak yang bisa Anda sajikan setiap hari. Apabila anak mulai terasa bosan, bisa Anda kreasikan menu yang Anda buat. Bisa juga Anda menambahkan bahan-bahan lainnya agar anak bisa merasakan lebih nikmat. Jangan lupa juga sajikan dengan minum air putih untuk menambahkan mineral dalam asupan gizinya terutama saat pagi hari.

Ingin Si Kecil Sehat? Kenali Pemenuhan Gizi Seimbang Bayi Dengan MPASI

Gizi Seimbang Bayi Dengan MPASI

Bayi usia 7-11 bulan adalah tahapan perkembangan yang pada usia ini sudah dibolehkan penambahan Makanan Pendamping ASI (MPASI).  Oleh karena itu, bayi tidak hanya meminum ASI tetapi juga makanan pendamping yang menunjang gizi lain diluar ASI. Hal ini tidak lain bertujuan pemenuhan gizi seimbang pada bayi.

Apa saja nutrisi yang diperhatikan agar tercapai Angka Kecukupan Gizi (AKG) bayi usia 7-11 bulan.

Kebutuhan makro bayi asupan harian

  • Energi total 726 kkal
  • Protein sekitar 18 gram
  • Lemak 36 gram
  • Serat 10 gram
  • Karbohidrat 82 gram
  • Dan air 800 ml.
  • Sedangkan kebutuhan mikro asupan bayi harian adalah
  • 400 mcg Vitamin A
  • 5 mcg Vitamin D
  • 5 mcg Vitamin E
  • 10 mcg Vitamin K
  • Kebutuhan Mineral
  • 250 mg Kalsium
  • 250 gram Fosfor
  • 55 mg Magnesium
  • 200 mg Natrium
  • 700 mg Kalium
  • 7 mg Besi

Ketentuan Pemberian Makanan Harian

Untuk memenuhi kebutuhan gizi seimbamg pada bayi diperlukan makanan lain yang memberikan kelengkapan nutrisi. ASI hanya memenuhi nutrisi sekitar 65-80% bahkan kandungan mikronutriennya rendah. Pengenalan MPASI hendaknya diberikan secara bertahap agar usus bayi belajar adaptasi dengan makanan.

Sebagai permulaan, Anda memberikan makanan lumat atau lembek misalnya bubur. Diharapkan bayi akan berkenalan dengan tekstur dan rasa makanan baru. Kalau sudah terbiasa Anda dapat meningkatkan level dengan nasi tim yang sedikit lebih padat. Namun jangan terlalu keras agar bayi tidak kesulitan dalam mengunyah atau menggigit.

Pemberian MPASI dapat dilakukan sehari sebanyak 3 kali agar gizi tercukupi. Hal yang terpenting adalah makanan yang sehat dan bebas dari bahan-bahan kimia. Kementrian Kesehatan RI memberikan pedoman maakanan MPASI. Berikut adalah komposisi seimbang MPASI:

  • MPASI lengkap mengandung makanan pokok, lauk hewani dan lauk nabati serta sayuran dan buah-buahan
  • MPASI sederhana mengandung makanan pokok, lauk hewani atau lauk nabati serta sayuran dan buah-buahan
  • Ketentuan MPASI yang Baik
  • Energi padat, mengandung protein dan gizi mikro seperti seng, zat Besi, Kalsium, Vitamin A, Vitamin C, dan Asam Folat
  • Tidak mengandung bumpu masak yang tajam, tetapi gunakan secukupnya
  • Mudah dikonsumsi dan anak menyukainya

Syarat MPASI yang Diberikan untuk Bayi

  • Pemberian tepat pada waktunya tidak terburu-buru atau tidak terlambat
  • Aman disimpan dan alat makan bersih
  • Mengandung gizi makro dan mikronutrien bayi
  • Menyesuaikan tekstur MPASI dengan kemampuan bayi makan.

MPASI sebaiknya jangan disamakan dengan makanan orang dewasa karena jelas berbeda. Dari segi tekstur makanan sampai saran penyajian juga berbeda karena kebutuhan energinya juga berbeda. Untuk lebih praktis, Anda dapat menggunakan produk susu formula untuk penuhi nutrisi seimbang terutama bagi bayi yang masih sulit di beri makanan pendamping. Demikian pemberian gizi seimbang pada bayi yang dilakukan secara bertahap. Semoga bermanfaat!

1 2 3 4